Jumat, 31 Agustus 2012

Kumpulan Puisi

kesempatan ini saya mau nulis tentang beberapa peristiwa yang saya alami belakangan ini dalam bentuk puisi... semoga tulisan saya tidak terlalu jelek. karena ini adalah puisi-puisi yang saya tulis sejak tahun-tahun lalu dan saya pilih beberapa untuk saya bagikan...


Menanti Sebuah Kenangan

Mata tak kunjung berhenti memandang
Helaian dedaunan kering,
Berterbabgan tertiup kelembutan angin,
Melukiskan hatiku yang penuh kehampaan,
Terombang ambing terterpa badai kepedihan
Angin berhembus lembut
Selembut kenanganku padamu,
Memutar semua lembaran cerita
Yang teruntai antara kau dan aku,
Yang pernah kita lalui

Aliran sungai,
Mendendangkan lantunan melodi merdu,
Percikan air di antara bebatuan,
Berlalu melintasi gundukan hijau perbukitan,
Seiring aliran manikam mataku,
Butiran mutiara berjatuhan dengan senyuman manismu,
Binary matamu,
Yang hanya tinggal kenangan.
Di batas angin ke menunggu
Menunggu belaian bayu,
Yang keunatikan untuk membawa
Sosok mu kemabali ke sisiku.

Hanya di batas angin aku meratapi,
Terpuruk dalam tangisan,
Di batas angin aku menanti,
Dirimu yang tak kunjung dating menghampiri,
Kebahagian bersamamu
Hanya sebatas hembusan angan belaka



Harap Diri

Aku terpaku, terdiam membisu
Berjatuhan manikam dari mataku
Aku mersakan suatu keperihan hati
Merasakan luka sayatan tak terobati
Kupejamkan mataku,
Berharap yang berkelebat dihadapanku,
Hanya sebuah ilusi,
Yang akan segera berlalu meninggalkanku
Jemari ini menengadah tinggi,
Jantung berdegup kencang tanpa henti,
Menghamba, bertekuk lutut ,
Mengerang berharap semua berlalu
Daku mengeram, memberontak seorang diri
Menatap lidah langit menyambar, berteriak
Menggetarkan kekokohan kesombongan,
Memusnahkan kebahagiaan yang terpancar
Jiwa hanya mendamba kesadaran,
Pengakuan, adanya diri ini disini,
Berharap belai kasih yang tak pernah menjamah,
Bukan senyum kebohongan di balik siksa tangan gaib



Together

Together,
Within a smudge of blue,
I walk the foothpath.

Together,
With only ourselves in a group,
We are content.

Together
We talk about the important things of our lives.

Together,
we are somehow complete, needing no-one else.

Together,
We hear the voice behind us, interrupting our private world.

Together,
As if one person, we glance back
Seeing the face that spoke.

Together,
We try to accomaodate the person,
Losing the closness we had.

Together no longer,
We becaome smatters of blue
That once made a beautiful smudge.




Remember

As i sit alone
With the warm sun on my back
I realize something’s missing
A part of me which lacks.

Could it be the trees,
Reaching for the sky?
Or could it be the children,
Walking home, who pass me by?

Perhaps, i miss the birds
Chirping sweetly above my head?
All I feel is restlessness
A part of le is dead.

I know now what ist is.
Now i realize what is wrong
It’s the feeling, they call solitude,
All my friends are gone.

Of course I know,
That as we grow,
We have to create our own way,
We all must plot a different course,
To go by everyday.

I always thought my friendship
Would be round
Just like moon,
But you see,
I am not ready well,
For it all to end soon.
I miss their happy laughter,
Floating on the wind.
I miss the many secrets,
That circulate within.

The only way to keep,
Our friendship woven tight,
Is to keep in touch always,
And we’ll be alright!  






 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar